Ruang MES 56

Ruang MES 56 Indonesian Contemporary Photography www.mes56.com

.Open Studio & Artist TalkArtist in Residence Renske VersluijsOpen Studio: 22 - 25 August 2026 16:00 - 20:00Artist Talk:...
20/08/2026

.
Open Studio & Artist Talk

Artist in Residence
Renske Versluijs

Open Studio:
22 - 25 August 2026
16:00 - 20:00

Artist Talk:
22 August 2026
19:00 - 20:00

Ruang MES 56
Jl. Mangkuyudan 53A
Mantrijeron Yogyakarta

Can you fly if you don’t know your roots?

Can you swim if you don’t know the hidden depths of the ocean?

Designer & Photographer Renske Versluijs from The Netherlands researched her family history. Her Indo European family moved from Surabaya to the Netherlands in 1958, when her mother was a baby. Growing up in The Netherlands left many questions unanswered. Both her own family history and the historical context of the Dutch Colonial past. In her research Renske focussed on the maternal line of the family in search of her foremothers, their culture and identity.

It took her family one month to travel to the Netherlands by boot, sixty-eight years later Renske flew back to her roots in one day. After traveling in the footsteps of her foremothers on Java and Madura, she explores traditional and modern crafts during a residency at art collective Ruang MES 56. From photography to batik techniques and cyanotype printing. Collaborating with local artists helps her build a bridge between the past and present, allowing her to further shape her identity and grow as a creative.

During the Open studio you can discover the proces of her project, visit the Artist Talk and join us in a discourse about identity and working through our shared past.

Selamat jalan b**g Nasirun Studio. Sampai jumpa fi dimensi lain.Kebaikan dan kenangan indahmu akan selalu dikenang.Semog...
01/08/2026

Selamat jalan b**g Nasirun Studio. Sampai jumpa fi dimensi lain.

Kebaikan dan kenangan indahmu akan selalu dikenang.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

.Bagaimana jika seorang fotografer hanya diberi satu kesempatan memotret setiap satu jam selama satu hari penuh?Dalam pr...
22/07/2026

.
Bagaimana jika seorang fotografer hanya diberi satu kesempatan memotret setiap satu jam selama satu hari penuh?

Dalam praktik fotografi modern, seorang fotografer hampir selalu memiliki kemungkinan untuk mengulang. Bekerja dari arah yang berlawanan, fotografer Heret Frasthio justru merancang seperangkat aturan: satu foto setiap satu jam selama dua puluh empat jam, tanpa pengulangan.

Pameran "24 Time Frame", bukan hanya tentang interaksi manusia atau objek-objek di ruang publik, tetapi jejak dari sebuah laku performatif. Heret mengubah tindakan memotret menjadi laku tentang waktu, keputusan, dan cara melihat dunia dalam keterbatasan.

Heret Frasthio (1980) adalah fotografer dan seniman visual asal Jakarta. Setelah dikenal melalui praktik fotografi fesyen dan komersial, ia mengembangkan eksplorasi yang lebih personal melalui fotografi analog, dengan menempatkan waktu, keterbatasan, dan proses sebagai bagian penting dari praktik artistiknya.

Pameran Tunggal

24 TIME FRAME
Heret Frasthio

Ruang MES 56
24 Juli-4 Agustus 2026

Pembukaan:
24 Juli 2026, 16:00

Tunes by Buddyjam
(Yogyakarta Youngsoul)

Ruang MES 56
Jl. Mangkuyudan No. 53A, Yogyakarta

Mengapa moving image dianggap sebagai medium yang paling informatif dalam menyampaikan kampanye keselamatan kerja?Mari m...
09/07/2026

Mengapa moving image dianggap sebagai medium yang paling informatif dalam menyampaikan kampanye keselamatan kerja?

Mari membicarakan karya-karya pameran K*K bersama Riar Rizaldi.

Sabtu, 11 Juli 2026
15.30 WIB
Di Ruang MES 56, Jl. Mantrijeron No. 53A, Yogyakarta.

Riar Rizaldi mencoba menyelami produksi moving image yang dibuat oleh perusahaan sebagai upaya preventif untuk menghindari kecelakaan kerja, baik secara teoretis melalui penelusuran sejarah sinema dan hub**gannya dengan kecelakaan kerja, maupun melalui kajian terhadap budaya visual kecelakaan kerja.

Melalui 2 karya video Larung (2024) dan Notes from Gog Magog (2022), kita akan mengenal bagaimana Riar memikirkan visualitas, merefleksikan sejarah, dan melihat potensi estetika dari film-film atau video-video keselamatan kerja sebagai ekstensi dari riset dan praktik artistiknya belakangan ini, yang kerap berhub**gan dengan gagasan tentang genre dalam sinema.

Riar Rizaldi bekerja sebagai seniman dan pembuat film. Praktiknya mengeksplorasi hub**gan antara sains, teknologi, kerja, dan alam, bersamaan dengan berbagai pandangan dunia yang saling bersaing, sinema genre, serta kemungkinan-kemungkinan fiksi teoretis.

Mengapa moving image dianggap sebagai medium yang paling informatif dalam menyampaikan kampanye keselamatan kerja?Riar R...
07/07/2026

Mengapa moving image dianggap sebagai medium yang paling informatif dalam menyampaikan kampanye keselamatan kerja?

Riar Rizaldi mencoba menyelami produksi moving image yang dibuat oleh perusahaan sebagai upaya preventif untuk menghindari kecelakaan kerja, baik secara teoretis melalui penelusuran sejarah sinema dan hub**gannya dengan kecelakaan kerja, maupun melalui kajian terhadap budaya visual kecelakaan kerja.

Pameran K*K yang menampilkan 3 karya film Riar Rizaldi masih berlangsung hingga tanggal 17 Juli 2026. Galeri buka setiap hari Senin sampai dengan Sabtu pada jam 11.00-20.00. Silahkan berkunjung di Ruang MES 56, Jl. Mangkuyudan No. 53A Yogyakarta.

Ray adalah seorang seniman asal Hongkong dengan gelar PhD dalam bidang Neurosains. Praktik artistiknya mengeksplorasi ba...
30/06/2026

Ray adalah seorang seniman asal Hongkong dengan gelar PhD dalam bidang Neurosains. Praktik artistiknya mengeksplorasi batas-batas perspektif manusia, serta bagaimana kita menyesuaikan ingatan, interpretasi, dan identitas kita terhadap masa lalu.

Melalui instalasi video, robotika berskala besar, media imersif, dan karya partisipatoris, Ray mengisahkan berbagai bentuk adaptasi tersebut dengan memanfaatkan wawasan dari praktik interdisipliner-nya di bidang neurosains dan interaksi manusia-komputer.

Karya-karyanya telah dipamerkan di berbagai institusi internasional, termasuk New York Hall of Science, Ars Electronica, Asian Cultural Center, Science Gallery MSU, NeurIPS, G.MAP, CVPR, dan SIGGRAPH.

Blow Up!

Presentasi publik
Ray LC

Rabu, 1 Juli 2026
19.00 WIB

Ruang MES 56
Jl. Mangkuyudan No.53A
Yogyakarta

Presentasi akan berlangsung dalam Bahqsa Inggris

Pameran TunggalK*KRiar RizaldiRuang MES 5617 Juni-17 Juli 2026Pembukaan: 17 Juni 2026, 16:00Ruang MES 56Jl. Mangkuyudan ...
11/06/2026

Pameran Tunggal

K*K
Riar Rizaldi

Ruang MES 56
17 Juni-17 Juli 2026

Pembukaan:
17 Juni 2026, 16:00

Ruang MES 56
Jl. Mangkuyudan No. 53A, Yogyakarta

Riar Rizaldi mencoba menyelami produksi moving image yang dibuat oleh perusahaan sebagai upaya preventif untuk menghindari kecelakaan kerja, baik secara teoretis melalui penelusuran sejarah sinema dan hub**gannya dengan kecelakaan kerja, maupun melalui kajian terhadap budaya visual kecelakaan kerja. Mengapa moving image dianggap sebagai medium yang paling informatif dalam menyampaikan kampanye keselamatan kerja?

Melalui 2 karya video Larung (2024) dan Notes from Gog Magog (2022), kita akan mengenal bagaimana Riar memikirkan visualitas, merefleksikan sejarah, dan melihat potensi estetika dari film-film atau video-video keselamatan kerja sebagai ekstensi dari riset dan praktik artistiknya belakangan ini, yang kerap berhub**gan dengan gagasan tentang genre dalam sinema.

Riar Rizaldi bekerja sebagai seniman dan pembuat film. Praktiknya mengeksplorasi hub**gan antara sains, teknologi, kerja, dan alam, bersamaan dengan berbagai pandangan dunia yang saling bersaing, sinema genre, serta kemungkinan-kemungkinan fiksi teoretis.

Karya-karyanya telah ditampilkan di berbagai festival film internasional, termasuk Berlinale, Locarno, BFI London, serta di Singapore Biennale (2025), Museum of Modern Art New York (2024), Whitney Biennial (2024), Taipei Biennial (2023), Istanbul Biennial (2022 & 2025), Venice Architecture Biennale (2021), Biennale Jogja (2021), dan berbagai ruang serta institusi lainnya.

Pameran tunggal dan program fokus terbarunya saat ini dipresentasikan di Museum MACAN, Jakarta (2026).

.RESIDUAL LANDSCAPENotes From Two Salt TeritoriesProject presentation by:Gemini KIMDaniel SatyagrahaRuang MES 569 - 24 J...
08/06/2026

.
RESIDUAL LANDSCAPE

Notes From Two Salt Teritories

Project presentation by:
Gemini KIM
Daniel Satyagraha

Ruang MES 56
9 - 24 June 2026

Opening: 9 June 2026, 16:00
Artist Talks: 9 June 2026, 19:00

Daniel Satyagraha and Gemini Kim visited the industrial salt pans in Nunkurus, Kupang. This research project juxtaposes the vanished salt pans of Incheon—Gemini’s hometown—with Kupang’s current salt development, subtly questioning the dynamics of internal colonialism where regional resources fuel distant capital growth. Driven by the premise that an artist’s ultimate inquiry begins with "where they are," this project asserts that truly understanding a territory requires direct physical contact. By investigating these shifting coastal landscapes, the work proposes an art of mobility that transcends time and space, connecting the colonial memories of Juan,Incheon to Nunkurus,Kupang.

Perjalanan, merupakan kata yang akrab bagi seorang seniman baik itu perjalanan karir kesenimanan maupun perjalanan secar...
01/05/2026

Perjalanan, merupakan kata yang akrab bagi seorang seniman baik itu perjalanan karir kesenimanan maupun perjalanan secara harfiah. Seniman seringkali berkutat dengan hiruk-pikuk kesibukan yang diakibatkan oleh sebuah perjalanan, sejak harapan akan perjalanan itu muncul hingga akhirnya perjalanan berlalu menjadi sebuah kenangan.

Passepartout Duo telah bertahun-tahun berada dalam perjalanan, menjalani residensi, tur konser atau sekedar singgah sebagai destinasi perjalanan mereka. Sementara itu, belakangan Rega Ayundya Putri menjalani beberapa residensi seniman mulai dari Fukuoka Art Asian Museum hingga Delfina Foundation. MES 56 memberikan kesempatan bagi kita semua untuk mendengarkan, dan tentu berbincang dengan mereka, yang tentu akan memulai perbincangan terlebih dahulu.

Mungkin dari perbincangan ini, kita bisa mengetahui bagaimana mereka atau kita mempersiapkan perjalanan, mendaftar dan mengelola kegiatan residensi, hingga sejauh mana perjalanan itu mempengaruhi karir kesenimanan, kekaryaan, atau penyikapan kita terhadap perjalanan itu sendiri.

Perbincangan akan terjadi hari Sabtu menggunakan bahasa inggris, dimulai tepat pada 19.19 WIB hingga kita semua merasa perlu menghentikan perbincangan tersebut.

Ruang MES 56
Jl. Mangkuyudan 53A
Yogyakarta

Address

Jalan Mangkuyudan 53
Yogyakarta City
55143

Opening Hours

Monday 13:00 - 21:00
Tuesday 13:00 - 21:00
Wednesday 13:00 - 21:00
Thursday 13:00 - 21:00
Friday 13:00 - 21:00
Saturday 13:00 - 21:00

Telephone

+6281807925666

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ruang MES 56 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Museum

Send a message to Ruang MES 56:

Shortcuts

Share

Category