Cemeti - Institute for Art and Society

Cemeti - Institute for Art and Society Cemeti – Institute for Art and Society (formerly ‘Cemeti Gallery’, then ‘Cemeti Art House’) is Indone

Open Call | Lamaran Terbuka Open Studio Program:Desember 2026 dan Januari 2027Deadline aplikasi: 21 September 2026Open S...
01/09/2026

Open Call | Lamaran Terbuka

Open Studio Program:
Desember 2026 dan Januari 2027

Deadline aplikasi:
21 September 2026

Open Studio adalah salah satu program Cemeti-Institut untuk Seni dan Masyarakat yang berfokus pada eksperimentasi artistik dan pengembangan wacana atas karya-karya yang sedang dikembangkan oleh seniman.

Link pendaftaran di bio.

Terima kasih untuk teman-teman dan tamu yang telah hadir dan turut meramaikan acara pembukaan pameran grup ”Di Dalam Hut...
30/08/2026

Terima kasih untuk teman-teman dan tamu yang telah hadir dan turut meramaikan acara pembukaan pameran grup ”Di Dalam Hutan, Di Bawah Layar" pada tanggal 28 Agustus 2026 lalu.

Pameran ini akan berlangsung hingga 3 Oktober 2026. Terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi setiap Selasa-Sabtu jam 10.00-17.00 WIB. Silahkan berkunjung!
__ __

Thank you to all the guests who attended the opening ceremony of the group exhibition "Di Dalam Hutan, Di Bawah Layar” on August 28, 2026.

This exhibition will held until October 3, 2026. It is open for public, open every Tuesday-Saturday 10:00-17:00 WIB. Come and visit us!
__ __

Seniman | Artists:
Abdi Karya | Aliansyah Caniago

Performans:

Hari terakhir Open Studio: Yayasan Eko Agus Prawoto "Kerja-Kerja Perawatan Ingatan dan Pemikiran". Kami ucapkan terima k...
29/08/2026

Hari terakhir Open Studio: Yayasan Eko Agus Prawoto "Kerja-Kerja Perawatan Ingatan dan Pemikiran". Kami ucapkan terima kasih kepada para kolaborator yang telah menjadi bagian program open studio:

Budi.Pradono
Sahabat Bambubos
Jajang Agus Sonjaya
Pak Kus

Kami ucapkan trima kasih juga untuk semua teman-teman yang telah mengunjungi dan meramaikan program open studio kali ini.

Sampai jumpa pada program-program open studio kami selanjutnya.
_____

We would like to thank all friends who collaborated with us, and for those who visit the studio during the program.

See you in our next open studio program.

"Di Dalam Hutan, Di Bawah Layar"28 Agustus - 3 Oktober, 2026Seniman | Artists:Abdi KaryaAliansyah CaniagoPembukaan | Ope...
24/08/2026

"Di Dalam Hutan, Di Bawah Layar"

28 Agustus - 3 Oktober, 2026

Seniman | Artists:
Abdi Karya
Aliansyah Caniago

Pembukaan | Opening:
Jumat, 28 Agustus 2026 - 16.00 WIB

Pameran “Di Dalam Hutan, Di Bawah Layar” merupakan sebuah proposisi untuk membaca sejarah melalui kisah-kisah perjalanan; dari hutan di Barus, tempat pohon kamper tumbuh dalam kesunyian, dan dari pelabuhan Makassar, tempat layar-layar perahu Bugis menghadap laut lepas. Pameran ini mengundang penonton untuk mengikuti jejak tersebut, bukan untuk mengulang romantisme kejayaan masa lalu, melainkan untuk membaca kembali hubungan yang terbentuk di sepanjang perjalanan.

Dalam karya Aliansyah Caniago, Barus hadir sebagai lanskap ingatan—sebuah tempat di mana pohon, tanah, manusia, dan sejarah saling terhubung. Kamper yang tersembunyi di dalam tubuh pohon dahulu keluar dari hutan, turun menuju pelabuhan, lalu menempuh perjalanan panjang ke pasar-pasar Asia. Sedangkan dalam karya Abdi Karya, perjalanan mengambil bentuk lain: laut menjadi ruang ingatan yang menyimpan jejak pelayaran Bugis-Makassar, perjumpaan dengan masyarakat di seberang samudra, dan hubungan yang terbentuk melalui angin, arus, komoditas, dan waktu. Dari hutan ke laut, kedua praktik ini bertemu pada satu gagasan: sejarah tidak tinggal diam di satu tempat; ia bergerak bersama manusia, benda, pengetahuan, dan ingatan yang mereka bawa.

Aliansyah Caniago dan Abdi Karya mempertemukan dua arah perjalanan: dari hutan menuju laut dan dari laut menuju dunia. Kamper dan kapal, pohon dan layar, tanah dan samudra menjadi fragmen-fragmen dari satu sejarah yang sama—sejarah tentang manusia yang selalu bergerak mencari, membawa, menukar, menguasai, kehilangan, dan mengingat. Yang tersisa setelah perjalanan panjang itu bukan hanya aroma kamper yang semakin samar atau laut yang menyimpan jejak pelayaran, tetapi juga pertanyaan tentang bagaimana kita memilih untuk mengingat sejarah yang terus bergerak.

Over the past two weeks, Cemeti hosted curator Amanda Pinatih and director Rein Wolfs for a joint field research between...
11/08/2026

Over the past two weeks, Cemeti hosted curator Amanda Pinatih and director Rein Wolfs for a joint field research between the Stedelijk Museum and Cemeti Institute for Art and Society on the Stedelijk Museum's Plantation History. Together, we visited plantation sites and communities across East Java, with field notes from the research to be published soon.

During the second week of the research, Amanda also spent two days in Yogyakarta, visiting exhibitions and artists' studios as part of the broader dialogue fostered through this collaboration.

Our sincere gratitude to the plantation communities, research team, representatives of Indonesian government, and all the artists who generously shared their time, knowledge, and hospitality throughout this journey.

We look forward to sharing more from this research in the coming months.

Open Call:Asisten Seniman Residensi(Periode bekerja Oktober-November 2026)Deadline:31 Agustus 2026Mari mendaftar dan ber...
07/08/2026

Open Call:
Asisten Seniman Residensi
(Periode bekerja Oktober-November 2026)

Deadline:
31 Agustus 2026

Mari mendaftar dan bergabung dengan tim Cemeti Institut!

Minggu terakhir pameran tunggal Citra Sasmita, "Pulse of Ritual". Pameran ini menghadirkan perjalanan artistik Citra Sas...
05/08/2026

Minggu terakhir pameran tunggal Citra Sasmita, "Pulse of Ritual".

Pameran ini menghadirkan perjalanan artistik Citra Sasmita dalam menginvestigasi irisan antara tradisi, spiritualitas, dan mitologi dengan percepatan serta modernitas zaman.

Dalam pameran ini, Citra mempelajari berbagai praktik artistik dan laku spiritual serta menelusuri bagaimana sejarah kolonial secara memaksa membangun jarak pada pengetahuan sekaligus narasi lokal yang menubuh di masyarakat lokal.

Lebih jauh, "Pulse of Ritual" menggambarkan sebuah siklus berbentuk spiral yang terus bergerak, saling terhubung, dan tak pernah terputus—berpilin dari masa lalu menuju masa kini.

Pameran ini akan berakhir pada tanggal 8 Agustus 2026. Kami tunggu kedatangannya!

Open Studio: Yayasan Eko Agus Prawoto"Kerja-Kerja Perawatan Ingatan dan Pemikiran"5 - 29 Augustus 2026Selasa-Sabtu l 10....
04/08/2026

Open Studio: Yayasan Eko Agus Prawoto
"Kerja-Kerja Perawatan Ingatan dan Pemikiran"

5 - 29 Augustus 2026
Selasa-Sabtu l 10.00-17.00 WIB

Teman-teman dari Yayasan Eko Agus Prawoto akan berada di studio setiap Rabu dan Jumat, jam 13.00-16.00 WIB.

---

Pada open studio kali ini, Cemeti Institut untuk Seni dan Masyarakat mengundang Yayasan Eko Agus Prawoto (YEAP) untuk mengenal lebih dalam dunia arsitektur dalam perspektif Eko Prawoto. Selama open studio, YEAP akan membuka ruang untuk berkolaborasi, berbagi, serta belajar bersama terkait nilai-nilai serta pandangan atas ruang, waktu konstruksi, material, dan berbagai kegiatan lain dalam Eko Prawoto Architecture Workshop.

Eko Prawoto Architecture Workshop lahir sebagai wadah untuk merawat semangat itu, sebuah ruang belajar yang terbuka, tempat bertemu berbagi gagasan dan berbagi pengalaman. Workshop ini mengajak kita memandang arsitektur melampaui perancangan bentuk. Arsitektur sebagai praktik kehidupan dengan keyakinan bahwa setiap ruang memiliki makna, yang berpihak pada masyarakat dans lingkungan, serta penghormatan terhadap kearifan lokal.

Lebih jauh, open studio ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi arsitek, mahasiswa, seniman, dan masyarakat untuk bersama-sama membayangkan masa depan arsitektur Indonesia; Tentang kehidupan yang ingin kita hadirkan dimasa mendatang.

Sebagai bagian dari upaya menjadi ruang belajar dan berbagi, Cemeti Institut  menyelenggarakan Kelas Intensif Penulis Mu...
31/07/2026

Sebagai bagian dari upaya menjadi ruang belajar dan berbagi, Cemeti Institut menyelenggarakan Kelas Intensif Penulis Muda - Young Writer Intensive pada tanggal 28-30 Juli 2026.

Dalam program ini, Cemeti Insitut mengundang 13 penulis muda yang terdiri dari:
Adam Sudewo
Alwan Brillian
Amos Ursia
Anbiyaa Gusti Maha
Arami Kasih
Awanda B. Destia
Eugenia
Juanda M. Arvis
Juwita Wardah
Qanissa Aghara
Syeean I. Paricha
Vattaya Zahra

Selama tiga hari, seluruh peserta berproses dan berbagi bersama enam pemateri kelas tersebut:
Dito Yuwono
Brigitta Isabella
Ibrahim Soetomo
Innas Tsuroiya
Mira Asriningtyas
Raihan Robby

Berikut ini merupakan dokumentasi berbagai kegiatan sepanjang program Kelas Intensif Penulis Muda - Young Writer Intensive

Nantikan program-program kami selanjutnya!

Setelah berlangsung selama tiga minggu, Open Studio: Hendra "Servis Artistik" telah memasuki minggu terakhir. Kami ucapk...
30/07/2026

Setelah berlangsung selama tiga minggu, Open Studio: Hendra "Servis Artistik" telah memasuki minggu terakhir. Kami ucapkan terima kasih untuk semua teman-teman yang telah mengunjungi dan meramaikan program open studio kali ini.

Open studio masih akan berlangsung hingga tanggal 1 Agustus 2026. Kami tunggu kedatangannya!
_____

We would like to thank all friends who collaborated with us, and for those who visit the studio during the program.

The open studio will open until August 1, 2026. Don't miss it!

Address

Jalan D. I. Panjaitan 41
Yogyakarta City
55143

Opening Hours

Tuesday 10:00 - 17:00
Wednesday 10:00 - 17:00
Thursday 10:00 - 17:00
Friday 10:00 - 17:00
Saturday 10:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cemeti - Institute for Art and Society posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Museum

Send a message to Cemeti - Institute for Art and Society:

Shortcuts

Share