24/08/2026
"Di Dalam Hutan, Di Bawah Layar"
28 Agustus - 3 Oktober, 2026
Seniman | Artists:
Abdi Karya
Aliansyah Caniago
Pembukaan | Opening:
Jumat, 28 Agustus 2026 - 16.00 WIB
Pameran “Di Dalam Hutan, Di Bawah Layar” merupakan sebuah proposisi untuk membaca sejarah melalui kisah-kisah perjalanan; dari hutan di Barus, tempat pohon kamper tumbuh dalam kesunyian, dan dari pelabuhan Makassar, tempat layar-layar perahu Bugis menghadap laut lepas. Pameran ini mengundang penonton untuk mengikuti jejak tersebut, bukan untuk mengulang romantisme kejayaan masa lalu, melainkan untuk membaca kembali hubungan yang terbentuk di sepanjang perjalanan.
Dalam karya Aliansyah Caniago, Barus hadir sebagai lanskap ingatan—sebuah tempat di mana pohon, tanah, manusia, dan sejarah saling terhubung. Kamper yang tersembunyi di dalam tubuh pohon dahulu keluar dari hutan, turun menuju pelabuhan, lalu menempuh perjalanan panjang ke pasar-pasar Asia. Sedangkan dalam karya Abdi Karya, perjalanan mengambil bentuk lain: laut menjadi ruang ingatan yang menyimpan jejak pelayaran Bugis-Makassar, perjumpaan dengan masyarakat di seberang samudra, dan hubungan yang terbentuk melalui angin, arus, komoditas, dan waktu. Dari hutan ke laut, kedua praktik ini bertemu pada satu gagasan: sejarah tidak tinggal diam di satu tempat; ia bergerak bersama manusia, benda, pengetahuan, dan ingatan yang mereka bawa.
Aliansyah Caniago dan Abdi Karya mempertemukan dua arah perjalanan: dari hutan menuju laut dan dari laut menuju dunia. Kamper dan kapal, pohon dan layar, tanah dan samudra menjadi fragmen-fragmen dari satu sejarah yang sama—sejarah tentang manusia yang selalu bergerak mencari, membawa, menukar, menguasai, kehilangan, dan mengingat. Yang tersisa setelah perjalanan panjang itu bukan hanya aroma kamper yang semakin samar atau laut yang menyimpan jejak pelayaran, tetapi juga pertanyaan tentang bagaimana kita memilih untuk mengingat sejarah yang terus bergerak.