13/08/2026
Bukan cuma soal menang. Ini tentang menjaga budaya tetap hidup.
Rabu, 12 Agustus 2026, Pendopo Gedung Nasional Indonesia menjadi saksi semangat 12 pasang peserta dari SMP se-Surabaya dalam Final Lomba Macapat 2026.
Di atas panggung, lantunan tembang macapat berpadu dengan iringan gamelan. Para siswa tampil sebagai penembang, sementara para guru turut mendampingi dan banyak yang berperan sebagai pengrawit.
Sebuah kolaborasi lintas generasi yang sederhana, tapi punya makna besar: budaya akan terus hidup ketika diwariskan dan dipraktikkan bersama.
Selamat kepada para juara!
🥇 Gangga Amusthikirana Adityastuti— SMP Negeri 57 Surabaya
🥈 M. Fadil Zavier Alvaro— SMP Negeri 26 Surabaya
🥉 Lintang Eka Wahyu Pramono— SMP Negeri 25 Surabaya
Terima kasih untuk seluruh peserta, guru, dan semua pihak yang telah ikut menjaga macapat tetap bergema di Surabaya.
Karena melestarikan budaya bukan sekadar mengingat masa lalu. Tapi memastikan ia tetap punya suara di masa depan.