23/06/2024
Atas izin dari penyelenggara diskusi “Sekali Lagi tentang Chatra”, Yayasan Dharmamega Bumi Borobudur mengadaptasi video dengan menyelipkan slides presentasi supaya lebih mudah diikuti. Video disertai tayangan presentasi dapat diikuti di
channel YOUTUBE: BUMI BOROBUDUR.
Berikut resumenya:
Paparan diawali dengan kutipan dari Sutra Mahaparinibbana, salah satu sutra yang mungkin paling otoritatif ketika Buddha sendiri berpesan apa wujud penghormatan tertinggi kepada Tathagata, menjelaskan alasan dibangunnya stupa serta manfaat dari memberi penghormatan dan menghaturkan persembahan pada stupa. Pembahasan berlanjut dengan asal muasal stupa, jenis-jenis stupa sesuai dengan maksud dan tujuan pendiriannya serta bentuk-bentuk stupa yang sangat beragam di berbagai tempat.
Candi Borobudur dengan 504 arca, 1.460 relief naratif, dan 1.537 stupa yang merepresentasikan wujud (rupa), ucapan, dan cita tergugah Buddha, patut dillihat secara holistis sebagai “bhumi-sambhara” (“bumi penuaian pengumpulan”) yang sudah lengkap dengan piwulang dalam kerangka bertahap yang membimbing pada pencapaian potensi tertinggi keberadaan. Apresiasi dan penghargaan pada keagungan Candi Borobudur—yang merupakan warisan bangsa Indonesia dan sekaligus warisan dunia, akan lebih terlengkapi dan lebih sempurna jika kita lebih mengenal dan memahami lebih dalam nilai-nilai pendidikan, kebudayaan, dan aspek spiritualnya. Ini termasuk menghargai wujud stupa induk yang juga mencirikan karakteristik peninggalan budaya Nusantara dalam konteks tempat dan waktu.
Slides presentasi juga dapat diunduh di link yang tertera pada deskripsi youtube.
Paparan diawali dengan kutipan dari Sutra Mahaparinibbana, salah satu sutra yang mungkin paling otoritatif ketika Buddha sendiri berpesanapa wujud penghormat...