09/03/2026
Sebagian orang datang ke Studio Jeihan untuk melihat dan mengagumi lukisan.
Sebagian datang untuk mencoba memahami jiwa di baliknya.
Hari ini menerima kunjungan Ibu Debby Christiane Elias , yang datang untuk mendalami sosok Maestro lukis Indonesia, Jeihan Sukmantoro—seorang seniman yang oleh banyak orang dijuluki sebagai “Soul Catcher”, karena potret-potret karyanya seakan mampu menangkap kedalaman sukma manusia.
Melalui percakapan bersama selaku Art Director Studio Jeihan, kami menelusuri kembali perjalanan panjang Jeihan: dari masa kecil, pergulatan batin seorang seniman, hingga bagaimana identitas artistiknya terbentuk begitu kuat dalam dunia seni rupa Indonesia.
Di balik figur-figur bermata hitam yang menjadi ciri khasnya, Jeihan menyimpan sebuah pesan yang sederhana namun dalam:
bahwa manusia tidak pernah benar-benar mampu melihat apa yang akan terjadi bahkan beberapa detik ke depan dalam hidupnya.
“Mata hitam” dalam karya Jeihan bukan sekadar gaya visual. Ia adalah simbol kerendahan hati manusia—pengingat bahwa kehidupan selalu berada dalam kehendak Yang Maha Kuasa.
Terima kasih atas kunjungannya.
Karena setiap dialog tentang Jeihan adalah cara lain untuk menjaga hidupnya pemikiran dan warisan seninya.