Orbitaldago Art Gallery and Cafe

Call Directions Website Contact the museum

Orbitaldago Art Gallery and Cafe Orbital Dago
A contemporary art gallery. Located at Gati, Rancakendal Luhur No 7, North Dago - Bandu

Located at Gati, Rancakendal Luhur No 7, North Dago - Bandung 40191, Indonesia. Orbital Dago is Indonesian contemporary art gallery and the latest addition to the growing art scene in Bandung.

Ceramics Installationglazed stoneware mixed mediaVariable Dimension2024 - 2026Kunjungi The Missing Cup of TeaPameran Tun...
28/08/2026

Ceramics Installation
glazed stoneware mixed media
Variable Dimension
2024 - 2026

Kunjungi The Missing Cup of Tea
Pameran Tunggal Cecil Mariani

27 Agustus – 20 September 2026

Buka tiap hari jam 8.30 - 20.00 WIB
Masuk Gratis

Karya-karya dalam pameran tunggal Cecil Mariani di Orbital D**o berangkat dari pengulangan membuat teko stoneware pada saat ia mengalami krisis keberfungsian. Teko—benda domestik yang dekat dengan ritual menyeduh teh, perawatan, dan perjumpaan—justru menolak menjadi bentuk yang patuh. Cerat/corong air, pegangan, dan wadah berkembang menjadi tubuh-tubuh hibrid: rentan, ganjil, dan kuasi-fungsional.

Melalui benda keramik, drawing / gambar, serta fotografi yang berkolaborasi dengan Paul Kadarisman, Cecil membangun lanskap benda yang tidak pernah sepenuhnya diam tapi ekspansif. Telur, ikan, kain, benang, dan fragmen keramik berkelindan seperti saraf, cairan, sisa, dan kemungkinan kelahiran kembali.

Pameran ini berangkat dari idiom “your cup of tea”, yang biasanya menandai minat atau bidang yang dianggap tepat bagi seseorang. Namun ketika cangkir tidak hadir, teko kehilangan tujuan konvensionalnya. Dalam gejala-gejala teko ini, fungsi bukan lagi takdir, melainkan sesuatu yang dapat diganggu, diulang, dan dibentuk ulang.

Pameran ini menimang bentuk-bentuk yang rentan, ganjil, dan belum selesai; gejala dari tubuh yang letih, tetapi masih terus membentuk. Dalam pengulangan teko yang tidak pernah sama, Cecil Mariani mengusulkan bahwa fungsi tidak harus menjadi takdir. Ketidaknyamanan dapat menjadi ambang untuk mencari bentuk hidup lain yang belum diberi nama.

Cecil Mariani (lahir di Jakarta, 1978) adalah seorang desainer, seniman, peneliti, dan pelaku seni dan budaya. Cecil juga merupakan pengajar dalam program sarjana dan pascasarjana di Fakultas Seni Rupa di Institut Kesenian Jakarta. Ia memperoleh gelar Master dari School of Visual Arts, New York pada tahun 2013.

Persiapan  Orbital D**o Gallery The Missing Cup of TeaPameran Tunggal Cecil Mariani Cecil Mariani 27 Agustus – 20 Septem...
26/08/2026

Persiapan Orbital D**o Gallery

The Missing Cup of Tea
Pameran Tunggal Cecil Mariani Cecil Mariani

27 Agustus – 20 September 2026
Pembukaan : Kamis 27 Agustus. Jam 16.00 WIB

Dibuka oleh Goenawan Mohamad Goenawan Mohamad

Di Orbital D**o
Jl. Rancakendal Luhur no: 7
D**o Atas Bandung 40192

Karya-karya dalam pameran tunggal Cecil Mariani di Orbital D**o berangkat dari pengulangan membuat teko stoneware pada saat ia mengalami krisis keberfungsian. Teko—benda domestik yang dekat dengan ritual menyeduh teh, perawatan, dan perjumpaan—justru menolak menjadi bentuk yang patuh. Cerat/corong air, pegangan, dan wadah berkembang menjadi tubuh-tubuh hibrid: rentan, ganjil, dan kuasi-fungsional.

Melalui benda keramik, drawing / gambar, serta fotografi yang berkolaborasi dengan Paul Kadarisman, Cecil membangun lanskap benda yang tidak pernah sepenuhnya diam tapi ekspansif. Telur, ikan, kain, benang, dan fragmen keramik berkelindan seperti saraf, cairan, sisa, dan kemungkinan kelahiran kembali.

Pameran ini berangkat dari idiom “your cup of tea”, yang biasanya menandai minat atau bidang yang dianggap tepat bagi seseorang. Namun ketika cangkir tidak hadir, teko kehilangan tujuan konvensionalnya. Dalam gejala-gejala teko ini, fungsi bukan lagi takdir, melainkan sesuatu yang dapat diganggu, diulang, dan dibentuk ulang.

Pameran ini menimang bentuk-bentuk yang rentan, ganjil, dan belum selesai; gejala dari tubuh yang letih, tetapi masih terus membentuk. Dalam pengulangan teko yang tidak pernah sama, Cecil Mariani mengusulkan bahwa fungsi tidak harus menjadi takdir. Ketidaknyamanan dapat menjadi ambang untuk mencari bentuk hidup lain yang belum diberi nama.

Cecil Mariani (lahir di Jakarta, 1978) adalah seorang desainer, seniman, peneliti, dan pelaku seni dan budaya. Cecil juga merupakan pengajar dalam program sarjana dan pascasarjana di Fakultas Seni Rupa di Institut Kesenian Jakarta.

Senja di  Sambil menikmati menu
23/03/2026

Senja di

Sambil menikmati menu

Gallery TalkBizzare LadiesPameran Tunggal Ikie Morphacio Di  Jl. Rancakendal Luhur. No 7 BandungPameran Bizzare Ladies a...
12/03/2026

Gallery Talk

Bizzare Ladies
Pameran Tunggal Ikie Morphacio

Di
Jl. Rancakendal Luhur. No 7
Bandung

Pameran Bizzare Ladies adalah sebuah perjalanan visual dan spiritual yang merefleksikan perempuan sebagai entitas multidimensi luka, cinta, keindahan, dan kekuatan menyatu dalam satu tubuh yang tak pernah habis ditafsirkan. Sosok perempuan hadir tidak secara literal, melainkan dalam bentuk-bentuk fantasy fashion, dark beauty, dan simbolisme visual yang ganjil namun penuh makna. Setiap karya adalah catatan visual dari percakapan, pengalaman, dan perenungan tentang bagaimana perempuan bertahan, menyembuhkan, dan mencipta ditengah dunia yang sering tak ramah padanya.

Ikie dengan nama lengkap Hendra Suryadi, adalah seorang visual artist multidisipliner yang lahir dan berdomisili di Bandung, 1980. Lulus dari jurusan Seni Lukis FSRD-ITB, ia memulai langkah profesionalnya di dunia seni dan fashion sejak tahun 2007, dan membuka usahanya yang dikenal dengan nama MORPHACIO BODYART. Ikie dikenal dengan pendekatan estetikanya yang khas: menggabungkan nuansa fantasy, dark beauty, dan unsur mitologis untuk menciptakan genre yang ia sebut sebagai fantasy fashion.

Pameran dibuka untuk umum. Gratis hingga 29 Maret 2025. Buka jam 8.00 hingga 20.00 WIB

Kunjungi pameran“Putik Meraki  #2 : Senandika”  PUTIK MERAKI lahir sebagai ruang bagi para perupa perempuan untuk mengek...
07/12/2025

Kunjungi pameran

“Putik Meraki #2 : Senandika”

PUTIK MERAKI lahir sebagai ruang bagi para perupa perempuan untuk mengekspresikan proses kreatif yang intuitif emosional dan penuh totalitas hati. Putik melambangkan awal kehidupan potensi yang tumbuh dari dalam diri. Meraki adalah tindakan berkarya dengan mencurahkan jiwa cinta dan napas personal ke dalam setiap detail karya. Melalui platform ini setiap seniman merayakan suaranya sendiri tanpa harus meninggikan nada keheningan luka ingatan dan penyembuhan dapat hadir apa adanya menjadi karya.

Seri kedua ini mengangkat tema “Senandika” percakapan batin yang lirih namun kuat. Enam perupa perempuan menghadirkan karya yang personal reflektif dan jujur mengundang kita untuk menyimak suara dalam diri yang selama ini mungkin terabaikan.

Dikurasi oleh Nandanggawe

Pameran ini mempertemukan karya dari :
Amanda Andrenita
Debora Ayu Quinta
Fildza
Elma Lucyana
Risha Nabil
Ufa Faizah

Orbital D**o
Jl Rancakendal No 7 Bandung

Periode Pameran
27 November sampai 21 December 2025

Buka setiap hari mulai 8.00 sampai 20.00 WIB
Gratis

Address

Jalan Rancakendal Luhur No. 7
Bandung
40191

Opening Hours

Monday 09:00 - 20:00
Tuesday 09:00 - 20:00
Wednesday 09:00 - 20:00
Thursday 09:00 - 20:00
Friday 09:00 - 21:00
Saturday 09:00 - 21:00
Sunday 09:00 - 20:00

Telephone

+6282115863413

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Orbitaldago Art Gallery and Cafe posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Museum

Send a message to Orbitaldago Art Gallery and Cafe:

Shortcuts

Share