16/03/2026
Sesosok mayat ditemukan tersangkut di pintu air Kali Baroe, Tanah Abang, pada Jumat, 17 Mei 1912.
Awalnya warga mengira ia seorang Tionghoa lantaran mengenakan kebaya dan sarung yg biasa digunakan oleh perempuan Tionghoa.
Ternyata sosok itu: Fientje de Feniks, perempuan Indo penghuni rumah bordeel Oemar Ompong di P**l Merah.
Fientje dihabisi oleh pribumi bernama Siloen atas perintah Meneer Gramser Brinkman, seorang "Don Juan" anggauta Sositet "Concordia", yg cemburu krn Fientje masih s**a "kumpul" dgn pria lain. Sedangkan Brinkman pengennya Fientje menjadi miliknya seorang.
Siloen yg telah membunuh Fientje dgn upah 5.000 gulden menyatakan menyesal atas perbuatannya, bukan krn aksi kejamnya, tapi krn Meneer Brinkman keburu semaput, bunuh diri di dalam bui, dan Siloen baru dibayar persekot (uang DP) aja, padahal Siloen sudah ngadain selametan bakal dapat duit gede. Etdaaah Bang Siloen ade² ajeeee..
--------
Titik kumpul: depan Halte TJ Kwitang, Jl. Prajurit KKO Usman Harun, Jakarta Pusat - jam 07.30 pagi